May 29, 2015

10 Pertandingan paling Brutal di WWE





Kita tahu sebelum memasuki PG Era, WWE berani untuk mempertunjukkan pertandingan yang penuh darah dan sadis. Banyak diantaranya pertandingan yang WWE sekarang tidak mau memperlihatkan kembali karena kebrutalan tersebut. Walaupun, sebelumnya ECW melakukan pertandingan brutalnya setiap show, tetapi WWE juga tidak mau kalah dan juga bisa menunjukkan pertandingan yang paling brutal, yang membuat para fans nya merinding. Darah yang dikeluarkan ZIggler saat WWE Payback bisa dibilang belum apa-apa dibandingkan pertandingan-pertandingan ini. Ini adalah 10 pertandingan yang menurut saya paling brutal yang pernah terjadi di WWE.
(notes: hati-hati, jika kalian ingin menonton pertandingan ini, karena penuh kebrutalan dan penuh darah. Foto yang ditampilkan disini akan diberi hitam putih agar tidak terlalu vulgar)

Honorable Mention:

Vince McMahon vs Hulk Hogan – WrestleMania XIX

Vince McMahon adalah seorang pemimpin WWE, Chairman of WWE. Banyak orang yang beranggapan orang sekaya dia, tidak perlu melakukan hal seperti yang satu ini. Namun, McMahon selalu menunjukkan dia bisa melakukan apa saja demi WWE dan para fans WWE. Bahkan pertandingan yang melibatkan Mr. McMahon, sangat sering dia berdarah. Salah satunya adalah Hogan vs McMahon WM XIX, saat tahun 2003, Hulk Hogan kembali ke WWE hanya Mr. McMahon saja yang tidak setuju, karena Vince merasa dikhianati Hogan saat Hogan membelot ke WCW. McMahon menantang Hogan untuk bertanding di WM XIX. Di tengah pertandingan Mr. McMahon mengeluarkan darah saat terbentur tiang ring dan Hulk Hogan pun berdarah setelah mendapatkan serangan kursi oleh Mr. McMahon.  Bahkan McMahon melakukan gerakan Leg Drop dari atas ladder (tangga) ke Hogan yang saat itu berada di meja komentator. Tatapan dengan muka penuh berdarah Mr. McMahon, merupakan salah satu yang bisa dibilang WrestleMania moment. Pertandingan berakhir setelah Hulk Hogan memberikan 3 kali Leg Drop dan mengalahkan Mr. McMahon.

#10. Mick Foley vs Ric Flair – I-Quit Match – SummerSlam 2006



Foley saat itu sedang feud dengan Ric Flair, karena Flair dan Foley saling menghina satu sama lain di buku yang mereka buat. Flair sebelumnya mengalahkan Foley di Vengeance 2006. Pertandingan rematch pun diadakan, di SummerSlam 2006, Foley vs Flair di I-Quit Match. Pertandingan sangat brutal, terutama bagi sosok Flair yang usianya sudah cukup tua saat itu. Di pertandingan ini juga mempersembahkan Barbed Wire, paku dan sejenisnya. Keduanya, mengeluarkan darah dari kepalanya dan Foley pun membanting Flair dengan papan yang ditempel dengan barbed wire dan juga membanting badan Flair ke paku. Pertandingan berakhir dengan Flair mengancam akan memukul Melina menggunakan barbed wire, yang memaksa Foley untuk mengatakan I-Quit.


#9. Randy Orton vs Mick Foley (Cactus Jack) - No Holds Barred – Backlash 2004


Tahun 2004 adalah tahun Orton mulai meningkat dengan gimmick Legend Killer-nya dia berhasil meraih jutaan mata para fans. Saat itu Orton membutuhkan seseorang yang bisa menaikkan kredibiltas dia dan orang itu adalah Hardcore Legend, Mick Foley. Sebelumnya di WrestleMania XX Randy Orton bertim dengan Batista dan Ric Flair mengalahkan Mick Foley dan The Rock. Tapi Foley tidak puas dengan kekalahannya dan menantang Orton di No Holds Barred match di Backlash 2004. Pertandingan itu cukup brutal, dengan menghadirkan barbed wire dan paku-paku yang bertebaran dimana-mana. Kedua wrestler ini berdarah, akibat dari barbed wire. Visual dan ekspresi muka Randy Orton saat dibanting ke kumpulan paku, menunjukkan betapa brutalnya pertandingan tersebut. Akhir pertandingan, Orton berhasil mengalahkan Foley dengan menggunakan RKO. Orton membuktikkan saat itu dia memang dilahirkan menjadi seorang WWE Superstar. Mick Foley pun tetap mempertahankan kredibilitasnya sebagai Hardcore Legend.


#8. John Cena vs JBL – I Quit Match - Judgment Day 2005 



Setelah berhasil meraih WWE Championship untuk pertama kalinya di WrestleMania 21, John Cena akan ditakdirkan menjadi top superstar saat itu.  JBL kembali menantang John Cena untuk mengambil kembali WWE Title yang pernah dimilikinya di I Quit Match. Alhasil, pertandingan I-Quit Match bisa dibilang brutang terutama saat John Cena mengeluarkan darah akibat hantaman kursi yang diberikan oleh JBL. Cena bukan seseorang yang sering melakukan blading atau berdarah saat pertandingan. Mengingat kembali di pertandingan ini, Cena benar-benar membuktikkan saat itu dialah orang no satu di WWE. Cena membanting kepala JBL ke limousine milik JBL, dan JBL mencekik Cena merupakan hal yang mungkin saat ini jarang dilakukan oleh WWE. Cena bisa saja terlalu banyak mengeluarkan darah yang berakibat fatal bagi dirinya. Pada akhirnya Cena mengalahkan JBL dengan memaksa JBL  mengucapkan “I-Quit”. Setelah pertandingan, bisa dilihat visual dimana Cena memegang WWE Title-nya dengan berlumuran darah di mukanya.

#7. The Rock vs Mankind – I-Quit Match – Royal Rumble 1999

Setelah memenangkan WWE Championship, Mankind akan mempertaruhkan gelarnya melawan The Rock di pertandingan I-Quit Match. Pertandingan ini juga memperlihatkan bahwa serangan menggunakan kursi merupakan hal yang sangat berbahaya, terutama mengenai bagian kepala.  Pertandingan ini dikenal dengan kebrutalan yang dilakukan oleh The Rock kepada Mankind. Ditengah-tengah pertandingan, The Rock menjatuhkan Mankind ke mesin audio, hal itu sangat berbahaya tapi mengenal sosok Mick Foley kita tahu dia menyukai hal seperti ini. Lalu, The Rock memborgol tangan Mankind dengan brutalnya The Rock mengayunkan kursi ke semua bagian tubuh Mankind, termasuk bagian kepala, menyebabkan dia berdarah dan bisa lebih fatal lagi. The Rock membantingkan kursi itu ke tubuh Mankind sekeras-kerasnya. Pada akhirnya The Rock memenangkan pertandingan tersebut. Pertandingan ini juga ditonton oleh kedua anak Foley, termasuk Noelle Foley (usianya masih kecil). Noelle menangis ditengah-tengah pertandingan sambil menyaksikan pertandingan itu. Di dokumentasi, Beyond The Mat, Noelle Foley malah ketawa saat melihat bapaknya sedang dijahit di bagian kepalanya.

#6.  Undertaker vs Brock Lesnar – Hell in A Cell Match – No Mercy 2002


Brock Lesnar saat itu merupakan WWE Champion yang lagi didorong sebagai Monster Heel. Saat itu Undertaker menantang Lesnar di Hell in A Cell match di No Mercy 2002. Pertandingan ini sangat dikenal dengan kebrutalan dan pertarungan fisik antara kedua superstar. Kedua Superstar mengeluarkan darah dari kepalanya, tetapi Undertaker mengeluarkan darah yang cukup banyak. Lesnar memukul Undertaker dengan menggunakan Tangga besi, yang menyebabkan muka Undertaker penuh dengan darah. Bahkan Paul Heyman pun mengeluarkan darah. Brock Lesnar akhirnya mengalahkan Undertaker dengan menggunakan F-5.


#5. Mick Foley vs Edge – Hardcore Match – WrestleMania 22



Ucapkan halo sekali kepada Hardcore Legend, Mick Foley. Mick Foley benar-benar membuktikan bahwa dia Hardcore Legend di WWE. Saat ini Edge memang sedang didorong untuk menjadi top heel di WWE dan ia membutuhkan dorongan untuk membuat dia lebih meningkat lagi statusnya. Sekali lagi, Mick Foley akan membantu superstar yang sedang diangkat kredibiltasnya. Foley akan bertanding melawan Edge di Hardcore Match, dan saya rasa pertandingan ini satu-satunya pertandingan yang sangat brutal di WrestleMania. Tidak tanggung-tanggung, Foley dan Edge mengeluarkan papan besi, barbed wire dan juga paku. Benda-benda asing tersebut yang menyebabkan kedua superstar mengeluarkan darah dari kepalanya. Bahkan Edge pun dibanting oleh Foley ke sekumpulan paku. Bahkan Lita pun mengeluarkan darah dari mulutnya, setelah Foley memberikan Mandible of Claw menggunakan Barbed Wired  kepada Lita. Pertandingan berakhir setelah Edge memberikan Spear kepada Foley, dan keduanya jatuh ke meja yang terdapat api, hal tersebut sangat jarang diperlihatkan oleh WWE. Akhirnya Edge pun menang dan ia berhasil membuktikan bahwa ia adalah superstar yang tangguh dan superstar yang serius untuk menjadi top superstar.


#4. Kurt Angle vs Shane McMahon – King of The Ring 2001


Ini pertandingan yang saya sangat tidak suka karena kebrutalannya. Mungkin ada beberapa yang suka melihatnya, tapi saya agak kurang nyaman melihatnya. Kurt Angle mungkin atlit yang terlatih dari zaman di saat dia masih latihan kejuaraan olimpiade, namun Shane McMahon, walaupun dia bukan murni seorang wrestler, tetapi dia sering melakukan hal yang berbahaya, contohnya adalah pertandingan yang satu ini. Shane McMahon dibanting oleh Kurt Angle menggunakan gerakan Belly to Belly Suplex ke kaca (kaca tersebut merupakan set untuk stage arena). Namun percobaan pertama gagal, kaca itu tidak pecah dan Shane harus mendarat belakang leher duluan dengan sangat keras. Lalu ia mencoba beberapa kali, dan kaca itu tidak pecah dan Shane sekali lagi jatuh mendarat dengan belakang leher duluan. Saat kaca itu pecah, mereka melakukannya lagi ke kaca yang kedua, kaca itu juga tidak pecah dan Shane pun harus mendarat dengan belakang leher duluan sekali lagi. Mungkin definisi yang utarakan agak sulit untuk dibayangkan tanpa kalian melihatnya sendiri. Akhirnya Shane harus kalah setelah diberi Angle’s Slam oleh Kurt Angel dari atas tali ring. Saya sarankan untuk melihat sendiri pertandingan ini, namun saya sarankan untuk berhati-hari melihatnya.

#3. Eddie Guerrero vs JBL – Judgment Day 2004



Kita tahu bahwa para wrestler melakukan trik yang disebut dengan “Blading”, tapi terkadang mereka tidak berhati-hati menyebabkan mengeluarkan darah yang begitu banyak. Hal ini terjadi di pertandingan antara Eddie vs JBL untuk merebutkan WWE Title. Di tengah-tengah pertandingan, JBL menghantam Eddie menggunakan kursi dengan keras ke arah kepala, (dan bahkan mendengar bunyinya saja sudah terasa menyakitkan). Setelah itu, Eddie melakukan trik “Blading”, namun Eddie menggunakan silet terlalu dalam di kepalanya, sehingga mengeluarkan banyak sekali darah. Pertandingan ini paling diingat karena insiden tersebut dan menjadi salah satu pertandingan yang sangat brutal. Darah yang berasal dari kepalanya mengalir hingga badan Eddie Guerrero, para penonton sontak terkejut melihatnya. Bahkan JBL pun sempat kebingungan apa yang harus dilakukan. Reaksi penonton yang terkejut dan terdiam itu memperlihatkan betapa mengerikan saat mereka harus melihatnya secara langsung. Akhirnya pertandingan berakhir dengan diskualifikasi, namun trik blading ini cukup berbahaya jika tidak dilakukan oleh profesional dan WWE saat ini melarang masalah blading, demi keamanan para talent-nya.

#2. Cactus Jack vs Triple H – Street Fight – Royal Rumble 2000


Sekali lagi, Mick Foley masuk ke list pertandingan paling brutal di WWE. Kali ini Foley akan mengangkat kredibiltas Triple H, yang saat itu dia baru-baru menjadi WWE Champion, walaupun begitu sebelumnya belum ada yang melihat Triple H adalah karakter Cerebral Assasin seperti sekarang. Dengan menggunakan karakter Foley yang paling brutal, Cactus Jack dan Triple H menghasilkan pertandingan Street Fight yang sangat klasik. Senjata klasik yang biasa digunakan di pertanding Mick Foley digunakan, termasuk paku. Menuju akhir pertandingan, Triple H melempar badan Cactus Jack dengan gerakan Back Body Drop ke kumpulan paku. Namun, parahnya lagi Triple H memberi Pedigree kepada Cactus Jack diatas paku, dan muka dan badan depan Foley semua tertusuk paku. Triple H akhirnya memenangkan pertandingan tersebut. Terakhir juga terlihat, muka Foley yang ditempeli oleh paku-paku.


#1. Mankind vs The Undertaker – Hell in A Cell Match – King of The Ring 1998




Mungkin diantara para fans tidak akan terkejut bahwa match yang satu ini adalah pertandingan yang paling brutal di WWE. Pertandingan paling terkenal di sepanjang sejarah WWE dan pertandingan yang tidak mudah dilupakan setelah melihatnya. Bagaimana tidak, jika kalian melihat badan Foley terjun bebas dari ketinggian 16 kaki (sekitar 4.9 meter) dari atas Hell in A Cell dan menimpa meja komentator. Jim Ross pun berteriak, “Good God almighty! Good God almighty! That killed him! As God as my witness, he is broken in half!” dan menjadi sound bite yang paling terkenal di sepanjang sejarah WWE. Tidak berhenti disitu, Undertaker  pun memberikan Chokeslam kepada Mankind di atas Cell, yang menyebabkan sel rusak dan Mankind jatuh dari atas sel menuju ke ring. Jim Ross pun berteriak,"Good God, Good God! Will somebody stop the damn match? Enough's enough!"  dan Jerry Lawler membalasnya dengan ucapan, "That's it. He's dead.". Pertandingan tidak berhenti disitu, dan bisa dilihat salah satu gigi Mankind menyangkut di lubang hidungnya. Bahkan Undertaker pun membanting Mankind ke tumpukan paku, dan akhirnya memberika Tombstone Piledriver dan memenankan pertandingan tersebut. Setelah pertandingan selesai, Mick Foley mengalami cedera di bagian bahu, dan menurut Foley di bukunya, bahwa Vince McMahon mengucapkan terima kasih karena Foley melakukan kejadian seekstrim itu, tetapi Vince tidak mau dia melakukannya lagi. Yang saya tidak sangka adalah Foley masih melanjutkan karirnya dan memenangkan WWE Championship beberapa kali. Walaupun banyak fans menyukai hal seperti ini, tetapi sebaiknya hal ini tidak dilakukan lagi karena memang sangat berbahaya bagi para wrestler dan karir mereka kedepannya.
 Itulah pertandingan yang saya rasa sangat brutal ditingkatan level kualitas WWE. Mungkin masih banyak pertandingan brutal dan berdarah di ECW atau acara wrestling lainnya. Jika kalian menonton pertandingan brutal seperti ini, saya sarankan untuk berhati-hati dan tidak melakukannya. Kalian setuju dengan list ini ? Silahkan utarakan pendapat kalian di comment dan tweet saya di @winphere. and be safety guys

 (pic from: WWE.com, impactwrestling.com, diva-dirt.com, onlineworldofwrestling.com)

2 comments:

  1. Tapi itu darah palsu yg digunakan saat cena vs jbl

    ReplyDelete
  2. i never know the use of adobe shadow until i saw this post. thank you for this! this is very helpful. wrestlemania 34 undertaker

    ReplyDelete